Presiden Turki Erdogan Meresmikan Bandara Istanbul Baru yang Diklaim Jadi Terbesar Didunia - SitusInfoPedia | SitusInfoPedia.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 31 Oktober 2018

Presiden Turki Erdogan Meresmikan Bandara Istanbul Baru yang Diklaim Jadi Terbesar Didunia

Presiden Turki Erdogan Meresmikan Bandara Istanbul Baru yang Diklaim Jadi Terbesar Didunia

SitusInfoPedia.com, Turki - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, pada hari Senin 29 Oktober 2018 resmi membuka Bandara Internasional baru di Istanbul, Turki, yang menurut pemerintahnya akhirnya mengklaim menjadi bandara terbesar di Dunia.

"Bandara baru akan menjadi kebanggan negara kita dan jadi contoh bagi dunia," kata Erdogan pada upacara pembukaan yang mewah yang mengundang beberapa kepala negara lain.

Baca Juga



situs qq uang asli terbaik dan terpercaya

SITUS JUDI QQ TERBAIK



Pada peresmian yang bertepatan dengan ulang tahun ke 95, pendiri Turki Modern, Mustafa Kemal Ataturk, Erdogan juga mengungkapkan bahwa bandara akan diberi nama "Istanbul".

"Istanbul buka hanya kota terbesar kami, tetapi juga akan menjadi merek dagang paling berharga untuk negara kami," katanya seperti dilansir ESPNBC.

Bandara, salah satu dari sejumlah mega proyek lainnya yang dibangun dibawah pemerintahan Erdogan, akan bisa digunakan hingga tahun depan setelah kerusakan beberapa konstruksi bangunan dan pemogokan kerja para pekerja atas kondisi buruk.

Erdogan telah memperjuangkan proyek sebesar 10,5 miliar Euro dalam upayanya untuk menjadikan Istanbul sebagai pusat perjalanan global yang menghubungkan Eropa, Asia dan Afrika serta mengubah maskapai penerbangan Turkish Airlines jadi raksasa penerbangan dunia.

Namun untuk saat ini, bandara hanya akan menawarkan penerbangan ke lima tujuan hingga pembukaan yang diperluas pada 29 Desember mendatang, dari saat itu diharapkan bisa menangani kapasitas hingga 90 juta penumpang pertahun, naik menjadi hingga 200 juta penumpang ketika semua fasilitas selesai pada tahun 2028 mendatang.

Itu akan menjadi hampir dua kali lipat 103,9 juta penumpang yang bergerak melalui bandara tersibuk di dunia saat ini, Hartsfield-Jackson, Atlanta, Amerika Serikat.

Upacara pembukaan dihadiri oleh beberapa pemimpin termasuk Perdana Menteri Bulgaria, Boyko Borisov dan Presiden Sudan Omar al-Bashir, yang dicari oleh Pengadilan Pidana Internasional atas tuduhan genosida dan kejahatan perang.

Penerbangan pertama dari fasilitas baru yang menuju ibukota Ankara pada hari ini Rabu 31 Oktober 2018.

Bisa Bangun 80 Buah Eiffel Tower


Dperkirakan bahwa fasilitas baru akan yang akan menggantikan Bandara Ataturk yang sudah tua, tetapi Erdogan mengatakan akan tetap beroperasi, termausk untuk acara seperti pertunjukkan udara, dan bagian yang tidak digunakan akan diubah menjadi "taman nasional" seperti yang telah dijanjikan olehnya.

Pesawat dan peralatan diperkirakan akan dipindahkan dari Ataturk menuju fasilitas baru untuk perluasan peluncuran pada akhir Desember mendatang.

"Bandara Ataturk tetap akan terus melayani dengan nama yang sama," tambahnya.

Erdogan menyebutkan bandara baru itu seperti 'Raksasa' dengan dikatakan bahwa bangunan terminal seluas 1,4 juta meter persegi itu delapan kali lebih besar dari terminal Ankara.

"Selain itu dengan baja 640.000 ton yang digunakan dalam konstruksi pembuatan bandara ini, bisa untuk membuat 80 buah Eiffel Tower," imbuhnya.

Ketika selesai nanti pada tahun 2028, ia akan memiliki enam landasan pacu dan dua terminal yang tersebar di 76 kilometer persegi. Itu akan membuatnya tiga kali lebih besar dari Ataturk nantinya.

"Dengan kargo dan terminal penerbangan, tempat parkir, unit pendukung dan juga fasilitas sosial, ini adalah pekerjaan yang sangat besar dan megah," kata Erdogan dikutip SitusInfopedia dari media Turki.

Pihak berwenang mengatakan jalur metro akan dibangun untuk bisa menghubungkan bandara yang terdapat di pantai Laut Hitam di sisi Eropa Istanbul, menuju pusat kota sejauh 35 kilometer.

Kerusuhan Para Pekerja yang Mogok


Bandara ini akan menjadi salah satu permata utama dalam upaya Erdogan untuk mengubah infrastruktur Turki bertepatan dengan ulang tahun ke-100 negara tersebut pada 2023 mendatang.

Proyek besar lainnya termasuk jembatan ketiga di Selat Bosphorus yang menghubungkan sisi Eropa dan Asia Istanbul, dibuka sejak tahun 2016 silam, dan sebuah kanal buatan manusia untuk mengurangi tekanan dari selat.

Namun kritikus telah mengecam proyek besar Erdogan secara berlebihan dan merusak lingkungan, serta konstruksi bandara dilanda kontroversi.

Bulan lalu, ratusan pekerja keluar dari pekerjaan untuk memprotes kondisi buruk dan kematian terkait pekerjaan di dalam proyek tersebut.

Otoritas Turki langsung cepat menindak, menahan ratusan menurut serikat buruh. Sebagaian besar dibebaskan tanpa dkawaan, tetapi sekitar 20 orang tetap dipenjara.

Tiga puluh pekerja tewas di lokasi, sejak pembangunan itu dimulai tahun 2015 silam, menurut otoritas bandara Istanbul, serikat pekerja mengatakan angka sebenarnya jauh lebih tinggi dari apa yang telah dilaporkan.

Dalam sambutannya Presiden Turki Erdogan mengucapkan terima kasih kepada para pekerja yang telah membantu mewujudkan impiannya itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here