Anies Baswedan Gratiskan Pantai Reklamasi Harus Siap Hadapi Para Pengembang - SitusInfoPedia | SitusInfoPedia.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 25 November 2018

Anies Baswedan Gratiskan Pantai Reklamasi Harus Siap Hadapi Para Pengembang

Anies Baswedan Gratiskan Pantai Reklamasi Harus Siap Hadapi Para Pengembang

INDONESIA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku siap menghadapi pengembang jika digugat lantaran berencana memanfaatkan pantai pulau reklamasi untuk kepentingan publik.

Pantai Pulau C, D, dan G rencananya akan dibuka secara gratis sehingga bisa diakses dan dimanfaatkan oleh warga Ibu Kota.

Baca Juga



SITUS JUDI QQ TERBAIK

SITUS JUDI QQ TERBAIK



"Enggak apa-apa, hadapi saja," kata Anies singkat dikutip SitusInfoPedia.com saat ditemui di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/11).

Pulau C dan D merupakan pulau hasil reklamasi yang dikerjakan oleh PT Kapuk Naga Indah, anak usaha Agung Sedayu Group milik Sugianto Kusuma alias Aguan. Sementara Pulau G digarap PT Muara Wisesa Samudra, anak usaha Agung Podomoro Land milik Trihatma Haliman.

Anies menegaskan pengembang pulau buatan di pesisir utara Jakarta itu bukanlah investor, melainkan kontraktor. Oleh karena itu, Anies tak khawatir bila nantinya para pengembang pulau buatan menolak rencana Pemprov DKI merubah peruntakan pulau-pulau tersebut.

"Mereka bukan investor, mereka kontraktor. Kontraktor bukan investor," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies mengatakan pihaknya telah menugaskan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai BUMD yang memiliki kewenangan untuk mengelola tiga pulau reklamasi yang saat ini sudah terbangun. Penunjukkan tersebut diberikan Anies lewat Peraturan Gubernur Nomor 120 Tahun 2018.

"Sekarang itu lahannya belum bisa dimanfaatkan apa-apa. Kami tugaskan Jakpro untuk bisa memulai sehingga warga bisa memanfaatkan," kata dia.

Anies meminta semua pihak bersabar menunggu PT Jakpro menyusun rencana pemanfaatan ketiga pulau buatan tersebut. Saat ini, Anies mengaku belum bisa bicara lebih jauh mengenai rencana pihaknya membuka pulau reklamasi itu untuk warga Jakarta.

"Setelah ketentuannya ada baru kita bisa membangun jangka panjang, tapi ini antara, sehingga lahan itu bisa mulai dimanfaatkan masyarakat," ujarnya seperti yang dikutip SitusInfoPedia.

Sebelumnya Anies mengatakan bahwa pihaknya juga berencana memanfaatkan tiga pulau reklamasi itu untuk kampung nelayan. Anies juga ingin kawasan pantai di pulau reklamasi yang dibuka untuk umum dan bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.

Selain itu, Anies juga berencana membangun pelabuhan terintegrasi di pulau reklamasi.

Pulau D hasil reklamasi PT Kapuk Naga Indah. Di pulau buatan itu telah berdiri deretan ruko, hingga kompleks perumahaan. Terdapat spanduk bertuliskan "Peringatan Lokasi Ini Ditutup".

Pulau reklamasi tersebut ditutup sejak Anies menyegel seluruh bangunan yang ada di atasnya, Juni 2018. Namun, untuk masuk ke wilayah lain di pulau tersebut ditutup oleh pagar beton dan gerbang yang dijaga petugas keamanan pulau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here