MA Tegaskan Kepada Jaksa Untuk Segera Dipercepat Eksekusi Buni Yani - SitusInfoPedia | SitusInfoPedia.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 27 November 2018

MA Tegaskan Kepada Jaksa Untuk Segera Dipercepat Eksekusi Buni Yani

MA Tegaskan Kepada Jaksa Untuk Segera Dipercepat Eksekusi Buni Yani

INDONESIA - Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Abdullah mengatakan proses eksekusi terdakwa kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Buni Yani akan segera dilakukan jaksa penuntut umum.

"Jadi nanti jaksa akan datang untuk mengeksekusi terdakwa. Sesuai amar putusan ya pidana penjara kepada terdakwa," ujar Abdullah kepada SitusInfoPedia, Selasa (27/11).

Baca Juga



SITUS JUDI QQ TERBAIK

SITUS JUDI QQ TERBAIK



SitusInfoPedia.com - Eksekusi itu lanjutnya akan dilakukan setelah MA mengirimkan petikan putusan kasasi ke Buni Yani selaku terdakwa dan pihak kejaksaan. Namun Abdulla tidak dapat memastikan berapa lama waktu pengiriman petikan putusan tersebut.

"Nanti petikan putusan itu akan dikirimkan ke kejaksaan dan terdakwa melalui PN Bandung, artinya atas petikan putusan tersebut, jaksa bisa melaksanakan eksekusi dengan cepat," katanya.

Lebih lanjut Abdulla mengatakan peluang untuk bisa mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terbuka untuk Buni Yani. Namun PK itu baru bisa diajukan setelah jaksa melakukan eksekusi.

MA sendiri sebelumnya telah menolak permohonan kasasi dari Buni, dan tetap memberikan hukuman satu tahun enam bulan penjara sesuai dengan putusan PN Bandung.

Buni dinilai menyebarkan ujaran kebencian dengan menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian terhadap masyarakat bernuasan SARA melalui postingannya di Facebook.

Ia juga mengunggah video mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dan menghilangkan kata 'pakai' dalam transkripnya.

Setelahnya Buni mengajukan banding, namun Pengadilan Tinggi Bandung menolak permohonan banding Buni Yani dalam kasus UU ITE per 4 April 2018. Jaksa dan Buni pun menempuh jalur kasasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here