PDIP: Kami Bakal Posisikan 3 Orang Saksi di Setiap TPS Pada Pemilu 2019 Nanti - SitusInfoPedia | SitusInfoPedia.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 25 November 2018

PDIP: Kami Bakal Posisikan 3 Orang Saksi di Setiap TPS Pada Pemilu 2019 Nanti

PDIP: Kami Bakal Posisikan 3 Orang Saksi di Setiap TPS Pada Pemilu 2019 Nanti

INDONESIA - PDI Perjuangan melakukan safari kebangsaan di wilayah selatan Pulau Jawa. Ketua DPP PDIP bidang organisasi Djarot Saiful Hidayat meminta para kader siapkan tiga saksi di tiap TPS.

"Satu TPS siapkan 3 saksi. Kenapa, Karena pemilu sekarang berbeda dengan pemilu 2014. Pileg dan pilpres bersamaan berarti ada 5 surat suara. Dimulai dari pukul 07.00 insya Allah bisa selesai sampai pukul 01.00 keesokan harinya. Penghitungannya lama," ujarnya di depan para kader PDIP, di Hotel Pantai Indah, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/11/2018).

Baca Juga



SITUS JUDI QQ TERBAIK

SITUS JUDI QQ TERBAIK



SitusInfoPedia.com - Djarot meminta para pengurus ranting untuk merekrut saksi yang tegas dan berani. Ia mengatakan kecurangan kerap terjadi saat perhitungan suara. Sehingga saksi yang telah disiapkan dapat melawan jika terjadi hal tersebut.

"Saya suka saksi PDIP bawel, cerewet, bukan saksi yang kalau perhitungan tidur, tapi yang cerewet kalau dicurangi, cari saksi yang kita latih yang kita didik terutama yang berani kalau nggak berani minggir berarti saksi yang kita taruh di TPS adalah saksi yang loyal, ikhlas, disiplin," ucapnya.

"Kecurangannya pada saat penghitungan suara sering terjadi. PDIP selama ini selalu dididik ibu Megawati Soekarnoputri untuk tidak berbuat curang, tapi kalau ada pihak lain yang berbuat curang kita harus lawan mereka. supaya kebenaran dan pemilu berjalan luber dan jurdil. Lawan merek," lanjut Djarot.

Ia pun meminta dari tiga saksi itu diatur secara bergantian saat berjaga. Saksi yang berjaga terakhir diutamakan saksi yang paling kuat. Lantaran perhitungan suara terakhir membutuhkan tenaga dan akan menjadi pertarungan yang kuat.

"Oleh sebab itu kalau saksi cuma satu atau dua bisa tumbang ini maka harus siapkan 3 saksi dan saksi yang paling kuat, saksi yang penghitungan terakhir. Saksi yang bertugas sejak pukul 19.00 sampai pukul 01.00 pagi ini yang harus kuat karena di situ pertarungannya," kata Djarot seperti yang dikutip SitusInfoPedia.

Kunjungan ini termasuk dalam rangkaian safari kebangsaan kedua yang dilaksanakan oleh partai PDI Perjuangan. Perjalanan ditujukan ke 8 titik di wilayah jalur selatan Pulau Jawa. Di antaranya Bandung Barat, Garut, Pangandaran, Cilacap, Magelang, Borobudur, Sleman dan berakhir di Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here