PN Jaksel Terus Panggil Facebook Lewat Koran Hampir Setiap Hari Karena Mangkir - SitusInfoPedia | SitusInfoPedia.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 27 November 2018

PN Jaksel Terus Panggil Facebook Lewat Koran Hampir Setiap Hari Karena Mangkir

PN Jaksel Terus Panggil Facebook Lewat Koran Hampir Setiap Hari Karena Mangkir

INDONESIA - Sidang lanjutan gugatan class action Facebook atas skandal bocornya data 1,9 juta pengguna di Indonesia berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 27 November 2018.

Gugatan class action Facebook itu menyusul skandal bocornya data 1,09 juta pengguna di Indonesia. Gugatan diajukan oleh Executive Director dan Chief of Communication Indonesia ICT Institute (IDICT), Heru Sutadi dan Kamilov Sagala dari Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMII).

Baca Juga



SITUS JUDI QQ TERBAIK

SITUS JUDI QQ TERBAIK



SitusInfoPedia.com - Kedua lembaga tersebut menggugat tiga pihak yakni Facebook global sebagai tergugat I, Facebook Indonesia sebagai tergugat II dan Cambridge Analytica sebagai tergugat III.

Dalam sidang lanjutan ini, Facebook global memenuhi panggilan pengadilan. Facebook Inc diwakili ole dua pengacara dari kantor hukum HHP Law Firm. Namun majelis hakim menilai kuasa hukum Facebook global belum sah karena surat kuasa mereka belum mendapat legalisir dari Kedubes RI di Amerika Serikat. Sedangkan tergugat II dan tergugat III mangkir lagi dalam sidang.

Kuasa hukum penggugat, Jemy Tommy menuturkan karena dua kali mangkir, majelis hakim akan memanggil lagi tergugat II dan III.

"Tergugat II, Facebook Indonesia tidak hadir dan akan dipanggil lagi melalui pengumuman di koran nasional setiap bulan sampai dengan 3 bulan atau 3 kali panggilan di koran," ujar Jemy kepada SitusInfoPedia, Selasa 27 November 2018.

Sedangkan tergugat III, Jemy mengatakan, pengadilan akan memanggil lembaga internasional tersebut melalui Kementerian Luar Negeri.

Dalam sidang kali ini, majelis hakim menilai semua tergugat dinyatakan tidak hadir. Meski Facebook global hadir dengan perwakilan, namun karena administrasinya belum selesai, maka majelis hakim menganggap tidak hadir.

"Tergugat dianggap tidak hadir semua. Tergugat I belum sah dianggap tidak hadir, Tergugat II tidak hadir, katanya kantornya kosong dan tidak ada pegawai dan dititipkan ke kelurahannya. Tergugat III tidak ada keterangan," jelas Jemy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here