Tabebuya Pink Bersemi di Kota Surabaya yang Serasa Seperti di Jepang - SitusInfoPedia | SitusInfoPedia.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 29 November 2018

Tabebuya Pink Bersemi di Kota Surabaya yang Serasa Seperti di Jepang

Tabebuya Pink Bersemi di Kota Surabaya yang Serasa Seperti di Jepang

INDONESIA - Pekan ini Kota Surabaya, Jawa Timur, tengah jadi sorotan. Di media sosial, warganet ramai-ramai mengobrol tentang pemandangan warna pink karena mekarnya bunga-bunga tabebuya di beberapa titik jalan utama Kota Pahlawan. Karena mirip bunga Sakura, ada yang bilang berada di bawah rindangnya tabebuya serasa di Jepang.

Kamis pagi, 28 November 2018, di beberapa titik jalan utama Surabaya yang disebut-sebut dipenuhi tumbuhan tabebuya, yakni di Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Raya Darmo, Jalan Gubernur Suryo, sekitar Balai Kota Surabaya di Jalan Walikota Mustajab, dan Jalan A Yani.

Baca Juga



SITUS JUDI QQ TERBAIK

SITUS JUDI QQ TERBAIK



SitusInfoPedia.com - Dari semua jalan yang dilintasi, hanya di Jalan Mayjen Sungkono tampak lebih banyak. Lokasinya tak jauh dari kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Surabaya. Di sana, pohon-pohon tabebuya tumbuh di atas trotoar, berderet sepanjang kira-kira seratus meter. Sepanjang itu, pemandangan didominasi warna pink.

Sementara di Jalan Ciliwung, Jalan Raya A Yani, Darmo, Basuki Rahmat, Gubernur Suryo, hingga di sekitar Balai Kota Surabaya di Jalan Walikota Mustajab, tabebuya tak terlihat mendominasi. Ada sih satu-satu pohon tabebuya, itu pun tak banyak dan berpencar-pencar, berbaur dengan pepohonan lain. Jauh dari kesan taburan bunga sakura di Jepang.


Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, Aditya Wasita, menjelaskan bahwa bunga tabebuya adalah bunga asal Brasil yang sudah diadaptasikan dengan iklim Indonesia. Bersama jenis bunga lain, Pemerintah Kota Surabaya gencar menanami kota dengan tabebuya sejak tahun 2010.

"Beli bibitnya dari Malang. Musim berbunganya hingga sampai gugur antara September sampai November. Jenis warna bunganya juga banyak ada warna ungu, putih, pink, merah dan kuning," kata Aditya yang dikutip SitusInfoPedia beberapa waktu lalu.

Alasan keindahan bukan tujuan utama Pemkot menanam Tabebuya. Tanaman ini merupakan tanaman pelindung yang berfungsi menyerap polusi. Faktor lain dipilihnya Tabebuya untuk menghias kota ialah mudahnya perawatan.

"Pohon Tabebuya juga kuat dan akarnya tidak merusak pedestrian," ujar Aditya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here