Memeriksa napas kucing putih

Dokter Hewan: Ulik Profesi, Gaji, dan Kredibilitas

Posted on

Dokter hewan merupakan rujukan yang akan kita datangi bila peliharaan kesayangan jatuh sakit. Nama lainnya adalah medik veteriner yaitu dokter yang terspesialisasi menangani penyakit pada hewan. Umumnya ada tiga tanggung jawab utama yang dimiliki oleh dokter hewan yaitu; menjaga kesehatan; peningkatan kesejahteraan; serta Kesehatan masyarakat veteriner.

Profesi dokter hewan memiliki ragam praktik, berbeda dengan dokter umum dan gigi. Dokter hewan ada yang memilih untuk membuka klinik sendiri, namun juga ada yang hanya berpraktik di rumah sakit. Namun dalam praktiknya ada spesialisasi yang berbeda-beda dalam aktivitas dokter hewan yang membuka klinik sendiri. Biasanya mereka memfokuskan diri untuk menangani  hewan tertentu saja yang menjadi kemahirannya.

Umumnya klinik dokter hewan membuka diri untuk hewan kecil atau domestik, serta besar. Hewan kecil atau domestik misalnya seperti binatang peliharaan seperti anjing, kucing, hamster, dan lain sebagainya. Sedangkan hewan besar lebih mengarah pada binatang ternak macam kambing, sapi, babi, atau kuda.

Bila binatang-binatang tersebut banyak ditangani dokter hewan yang membuka praktik sendiri, ada juga medik veteriner yang bekerja pada instansi lebih besar. Contohkan saja konsultan ahli ternak di dinas atau kementrian. Ada juga yang menetap di posko suaka margasatwa atau penangkaran-penangkaran hewan yang terancam punah. Selain itu kamu juga bisa menemui dokter hewan di lembaga penelitian, pusat pembiakan dan pembibitan, juga area karantina khusus.

Mengulik profesi dokter hewan

Sebelumnya telah dijabarkan informasi pembuka mengenai dokter hewan atau kerap disebut medik veteriner. Dalam dunia mereka, ada seorang tokoh yang menjadi panutan yaitu Dokter Gurnam Singh. Beliau adalah lulusan spesial dari PAU Ludhiana dan kisahnya diadaptasikan dalam cerita televisi “All Creatures Great and Small”.

Ada juga cerita populer mengenai dokter hewan yang diangkat dalam layar lebar yaitu “Dr. Dollitle”. Berkisah mengenai seorang dokter hewan yang sangat cerdas dalam memahami pasiennya sampai bisa berbicara dengan mereka.

Docter Dollitle mendengarkan bisikan seekor hamster
Docter Dollitle mendengarkan bisikan seekor hamster.
Sumber: Twitter

Film ini ditayangkan pada tahun 1967 dan dibintangi Rex Harrison. Kesuksesan “Dr. Dollitle” membuat film ini dibuat ulang di 1998 dan dibintangi oleh Eddie Murphy. Kesuksesan juga berulang di cerita baru ini sampai dibuatlah dua sekuel setelahnya. Bercerita tentang keluarga Eddie Murphy, yang kemudian profesi dokter hewan diteruskan oleh anaknya.

Tanggung jawab dokter hewan pun sudah dijelaskan di pembuka artikel. Hanya saja kita belum merinci klasifikasi-klasifikasi hewan apa saja yang biasa mereka tangani. Penjelasannya bisa kamu baca di paragraf sebelumnya.

Pertama, hewan besar seperti babi, kerbau, kambing, sapi , juga kuda. Kedua, hewan kecil atau peliharaan macam anjing, kucing, kelinci, dan hamster. Tiga, ada unggas (ayam, burung, itik, angsa, puyuh). Empat, spesial atau eksotis contohnya ular, kura-kura, dan lain sebagainya. Ada juga satwa di alam liar (primata, reptil).

Kita juga mengenal jenis satwa perairan dalam dunia kedokteran hewan. Contohnya ikan dan mamalia yang hidup dalam air. Ada juga satwa harapan seperti hewan-hewan herbivora yang ditangkarkan. Terakhir, dokter hewan juga ada yang menangani rodensia atau hewan uji coba laboratorium.

Apakah aktivitas dokter hewan tidak ada singgungannya dengan manusia sama sekali? Oh, tidak demikian. Justru mereka memiliki peran penting agar manusia tetap terjaga kesehatannya dengan mengantisipasi penularan virus atau penyakit hewan ke manusia. Dokter hewan juga tumpuan para peternak untuk melakukan inseminasi buatan dan menemukan bibit unggul.

Ada banyak virus atau penyakit menular dari hewan. Contohkan saja rabies dan flu burung yang sempat membuat gempar beberapa tahun lalu. Kita juga mengenal penyakit menular hewan ke manusia (zoonotic) yang mematikan macam antraks dan leptospirosis.

Selain urusan Kesehatan, reproduksi hewan juga penting. Medik veteriner bisa mengetahui kapan waktu yang paling bagus untuk melakukan pembuahan sel telur oleh sperma pada hewan. Mereka juga memegang pedoman bagaimana hewan yang dikembangbiakkan tersebut dapat bertumbuh serta kembang dengan sehat ke depannya.

Kelihatannya pekerjaan dokter hewan ini mengasyikkan, ya. Khususnya untuk para pecinta binatang.

Seberapa besar gajinya?

Dokter hewan mengoperasi seekor kucing
Dokter hewan mengoperasi seekor kucing.
Sumber: Majalah Infovet

Kita tidak bisa mengetahui gaji pasti seorang dokter yang membuka klinik sendiri. Ini karena bidang kerjanya bergantung pada seberapa banyak hewan yang sakit dan dirujuk untuk berobat di sana. Nah, bidang ini juga tergantung pada popularitas dokter itu sendiri kepada masyarakat umum. Apakah pengobatannya benar-benar manjur atau tidak.

Namun kita bisa mengambil sebuah perkiraan agar tidak buta sepenuhnya. Ada kenalan penulis ada yang bekerja dengan gaji di rentang Rp 4.500.000 – Rp 6.500.000-an. Jumlah tersebut akan bervariasi lagi bila disandingkan dengan mereka yang bekerja untuk instansi lain. Misalnya saja dosen di universitas, pengawas kualitas ternak, ahli satwa liar, epidemologi, peneliti, penyuluh, dan ahli pengembangbiakkan.

Bila tertarik menjadi medik veteriner, kamu harus kuliah di jurusan terkait dulu. Beberapa universitas yang membuka program studi untuk jurusan ini adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjajaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Hasanuddin, Universitas Jambi, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Universitas Syiah Kuala, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, juga Universitas Airlangga.

Kredibilitas dokter hewan

Kredibilitas merupakan tingkat kepercayaan seorang medik veteriner untuk menangani kasus-kasus terkait hewan yang mengalami masalah. Ada beberapa dari mereka yang cenderung menyepelekan profesinya, suka semena-mena pada hewan, juga asal memberi obat.

Kucing peliharaan penulis pernah berobat di rumah sakit yang mempekerjakan dokter seperti ini. Luka kucing tersebut tidak kunjung sembuh meskipun telah satu bulan berlalu dan cenderung tambah parah. Setelahnya, kucing penulis bawa ke dokter lain yang lebih terpercaya dan hanya dalam kurun waktu satu minggu, kondisinya berangsur-angsur membaik dengan cepat.

One thought on “Dokter Hewan: Ulik Profesi, Gaji, dan Kredibilitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *