kucing himalaya berbulu putih bersih sedang tiduran
Sumber: Hewany.com

Kucing Himalaya: Info Lengkap Cara Perawatannya

Posted on

Kucing himalaya merupakan keturunan dari kawin silang kucing persia dan siam. Akibatnya kucing hibrida ini punya dua ciri menonjol yang menjadi “trademark” orang tuanya. Yaitu bulu panjang dan halus khas kucing persia, juga warna bulu serta mata yang mirip kucing siam. Orang-orang sering memanggilnya dengan nama imut, Himmie.

Nama ilmiahnya adalah Felis Catus. Meskipun bernama Himalaya, tapi asalnya bukan dari Nepal. Spesies kucing ini awal ditemukan di Inggris dan Amerika.

Agar lebih jelas, yuk simak informasi lengkapnya sebagai berikut.

Ciri fisik secara mendetail

kucing ras usia empat bulan dengan motif seperti kucing siam
Kucing himalaya usia empat bulan dengan motif seperti kucing siam.
Sumber: Carousell

Warna bulu kucing himalaya beragam mulai dari seal, red flame, lilac, dan biru. Ada juga yang berwarna cokelat, namun harganya cenderung lebih mahal dibandingkan warna-warna lain. Meskipun warnanya seragam, tetapi secara fisik perawakan kucing ini hampir sama. Tubuh bulat disertai kaki pendek, namun kuat dan lincah.

Ciri fisik selanjutnya adalah hidung yang pesek. Hidung pesek biasa dimasukkan dalam kategori “doll face”. Ada juga hidung kucing himalaya dengan tingkat pesek yang ekstrim, dinamai “ultra face”. Keduanya sama-sama memiliki sifat suka bermain, aktif, dan pintar.

Bila berniat memelihara kucing himalaya, pastikan dia terbebas dari penyakit bulu. Bulunya yang panjang rentan membawa kuman serta kotoran, sehingga harus rajin dibersihkan. Selain itu, kucing ini juga sering mengidap penyakit genetis PKD (polycystic kidney disease). Artinya makanan yang dikonsumsi harus sehat dan higienis karena kucing himalaya rawan terserang masalah ginjal.

Berat badan ras kucing ini berkisar antara 3 sampai 5,5 kilogram. Usia rata-ratanya adalah 12 tahun, namun bila dirawat dengan baik dapat mencapai lebih dari 15 tahun.

Baca Juga : Kucing Siam : Informasi Lengkap dan Perawatannya

Awal kemunculan dan sejarah keberadaan kucing himalaya

kucing hibrida antara persia dan siam, berbulu panjang juga hidung pesek dan bermata biru
Kucing himalaya berbulu panjang hidung pesek dan bermata biru.
Sumber: Jenis.net

Mengawin silangkan ras-ras kucing yang berbeda bukanlah hal baru. Latar belakang itu juga yang membuat ras kucing himalaya bisa kamu temukan hari ini. Umur ras kucing himalaya sendiri diyakini tua, namun baru secara formal diakui masyarakat pada tahun 1950.

Uji coba kawin silang kucing siam dan persia dimulai tahun 1930. Universitas Harvard merupakan tempat diadakannya uji coba. Keberhasilan memunculkan ras kucing himalaya dipublikasikan dalam “Journal of Heredity” di 1936. Ada dua tokoh yang menyukseskan kawin silang tersebut, yaitu peneliti Clyde Keeler dan peternak bernama Virginia Cobb.

Latar belakang kemunculan ras kucing ini dikarenakan keinginan orang-orang untuk memiliki kucing spesial. Kucing tersebut diharapkan punya bentuk badan seperti kucing persia, tetapi memiliki warna seindah kucing siam.

Bagaimana sifat atau karakteristik ras kucing hibrida ini?

Sifat kucing ini tenang, pintar, dan cenderung aktif bila merasa keasyikan. Sangat cocok dan menghibur untuk kamu yang butuh hiburan karena kelelahan atau stres bekerja. Selain itu, tingkat kepesekan hidung juga berpengaruh pada karakteristik tubuh kucing.

“Doll face” cenderung lebih sehat sehingga menjadi favorit banyak orang. Berbeda dengan “extreme face” yang berhidung sangat pesek sehingga rawan terkena penyakit pernapasan dan mudah kemasukan objek asing di bagian hidung.

“Extreme face” lebih merepotkan dalam hal perawatannya. Namun, keunikan hidung pesek yang esktrim membuat jenis ini memiliki penggemar setianya tersendiri.

Sifat dan karakteristik lain yang harus diperhatikan adalah masa birahi untuk perkawinan kucing.  Terkadang kucing ini tidak mau kawin meskipun sedang dalam masa birahi. Mereka memerlukan pendekatan yang lebih intens terlebih dahulu, sebelum memutuskan kucing yang akan jadi pasangannya.

Itulah yang menyebabkan kita harus siap jauh-jauh hari dengan calon pasangan. Pasalnya kalau tidak, ketika memasuki masa birahi, kucing akan selalu berisik. Terutama untuk kucing betina yang ditandai dengan nafsu makan berkurang, suara menjadi berat serta mengeras. Jangan dekat-dekat kalau tidak mau kena cakar melayang, soalnya betina birahi akan sangat galak.

Apa yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan kucing?

Kucing seal point sedang rebahan
Kucing himalaya seal point sedang rebahan.
Sumber: Satwapedia.com

Kucing yang sehat pastilah akan menyenangkan hati. Kita juga bakal gemas dengan tingkah aktifnya. Itulah kenapa Kesehatan kucing perlu untuk dijaga. Jangan sampai kita salah perlakuan yang menyebabkan kucing himalaya menjadi sakit-sakitan.

Poin penting pertama yang harus diperhatikan adalah nutrisi makanan. Kucing ras spesial ini akan sangat menyukai makanan berkualitas seperti keju, ikan, dan daging. Ketiga jenis makanan tersebut sama-sama memiliki kandungan protein dan vitamin tinggi.

Khusus ikan akan sangat bagus untuk diberikan secara berkala. Ini karena senyawa asam amino dan protein dosis besar yang akan membantu tumbuh-kembang kucing. Bila kamu memelihara kucing himalaya saat masih kecil, ikan akan membantu kucing kamu tumbuh besar dan sempurna.

Daging termasuk makanan yang bagus diberikan, namun lebih baik bila frekuensinya jarang. Soalnya daging dapat merangsang sifat karnivora sehingga membuat kucing menjadi lebih liar dan agresif.

Perawatan apa yang harus dilakukan rutin?

kucing peliharaan favorit berhidung pesek
Kucing himalaya berhidung pesek.
Sumber: kucinglucu.info

Perawatan kucing hibrida ini hampir sama dengan kucing persia. Kita harus memperhatikan kebersihan bulu-bulunya. Tujuannya supaya bulu-bulu panjang kucing tidak menjadi rumah parasit toksoplasma.

Kebersihan bulu memang penting diperhatikan, ditambah juga dengan kebersihan kandang. Kandang menjadi faktor penting agar kucing peliharaan favorit ini dapat beristirahat dengan nyaman. Kandang yang terbuat dari bahan aluminium dapat menjadi pilihan karena kuat, tahan lama, serta mudah dibersihkan.

Bagaimana cara supaya kita tahu kucing himalaya asli?

Kita bisa mengetahui keaslian kucing himalaya dari ciri-ciri fisik yang sudah dipaparkan sebelumnya. Kamu juga bisa melihat perbandingan antara ciri-ciri fisik tersebut dengan foto-foto di dalam artikel ini. Namun karena kucing favorit ini adalah jenis hibrida impor, jangan kaget kalau harganya mahal.

Kucing himalaya usia tiga bulan bisa dihargai satu juta rupiah. Untuk kategori ras himalaya murni malah bisa sampai di harga satu setengah juta. Apalagi bila termasuk dalam varian “peaknose”, harganya bisa meroket hingga tiga juta rupiah meskipun baru berumur empat bulan.

Apakah kamu siap memelihara kucing spesial ini?

Situsinfopedia

2 thoughts on “Kucing Himalaya: Info Lengkap Cara Perawatannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *