kucing maine coon berbulu panjang dan lebat digendong wanita

Kucing Maine Coon: Awal Kemunculan, Kesulitan Perawatan, & Harga Terbaru

Posted on

Kucing Maine Coon sangat mudah dikenali oleh siapa pun. Ciri-ciri utamanya adalah badan yang bongsor hingga beberapa kali lipat dari kucing domestik biasa. Maine Coon dewasa ukurannya hampir sepadan dengan anak macan. Jadi penasaran, bagaimana cara memeliharanya?

Nah, semua pertanyaan kamu tentang ras kucing spesial akan dijawab di artikel ini. Buat kamu yang tertarik mengadopsinya, kita juga melengkapi informasi seputar harga terbaru kucing Maine Coon di 2020.

Simak ulasannya, ya!

Baca Juga : Kucing Himalaya: Info Lengkap Cara Perawatannya

Awal kemunculan kucing Maine Coon

kucing raksasa berbulu lebat duduk di kursi memainkan bel
Kucing raksasa berbulu lebat duduk di kursi memainkan bel.
Sumber: Blog Kucing

Apakah kucing ini adalah hasil kawin silang antara kucing domestik dengan macan? Ternyata tidak. Namun ada legenda yang mengatakan justru kawin silang terjadi antara kucing dan rakun.

Hal itu diperkuat oleh nama ras Maine Coon di mana Maine adalah daerah negara bagian di Amerika Serikat. Coon sendiri berasal dari kata “racoon” yang artinya rakun. Rakun dicurigai karena bentuk ekornya yang sangat mirip dengan kucing raksasa ini.

Cerita itu adalah legenda yang mana kita tidak bisa mempertanggungjawabkan kebenarannya. Ada cerita lain lagi yang lebih ilmiah dan mungkin terjadi tentang asal-muasal Maine Coon. Cerita itu berasal dari Prancis dengan tokoh utamanya Sang Ratu Prancis bernama Maria Antonia.

Konon Maria Antonia memiliki enam binatang peliharaan berupa kucing-kucing kesayangan. Sayangnya, enam kucing yang disayanginya itu harus dikirim ke Wiscasset di Maine. Maria Antonia sendiri harus melarikan diri dari Prancis akibat pergolakan yang terjadi yaitu Revolusi Prancis.

Pengirimin kucing oleh Maria Antonia tersebut memunculkan kesempatan untuk mengawin silangkan kucing pilihan dari keluarga kerajaan. Enam kucing milik Maria Antonia dikawin silang dengan kucing-kucing berbulu panjang.

Cerita itu menghantarkan kita pada nenek moyang kucing raksasa yang lembut ini. Kucing ras Turki (anggora) dan kucing hutan Norwegia dipercaya sebagai nenek moyangnya. Kucing hutan Norwegia dibawa oleh Bangsa Viking sementara kucing anggora diantarkan oleh pedagang Inggris ke Amerika Serikat. Amerika Serikat terutama Maine, menjadi titik temu dan kawin silang kucing-kucing ini sehingga memunculkan Maine Coon.

Popularitas kucing raksasa ini semakin naik daun ketika

Berdasarkan rekam jejak sejarah, kucing Maine Coon mulai dikenal publik sewaktu diadakan konten kucing tahun 1861. Baru pada tanggal 8 Mei 1895, popularitasnya semakin meroket setelah seekor Maine Coon betina menang kontes di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat. Kucing Maine Coon itu bernama Cosey dengan ciri khas bulu berwarna cokelat tabi.

Popularitas Maine Coon terus naik hingga membuat “breeder” profesional bereksperimen dengannya. Ada enam peternak kucing yang tercatat berpartisipasi dalam aktivitas itu hingga membentuk “Maine Coon Breeders and Fanciers Association” (Asosiasi Penggemar dan Peternak Maine Coon) atau disingkat menjadi MCBFA. Asosiasi ini menjadi promotor yang membuat Maine Coon diterima oleh pecinta kucing internasional pada tahun 1980.

Ciri fisik kucing ras raksasa

kucing raksasa tiduran di kasur single
Kucing raksasa tiduran di kasur.
Sumber: Dunia Tentang Hewan

Tidak heran kalau kucing ras ini disebut sebagai raksasa kucing. Tinggi dan besar tubuhnya bisa jauh lebih besar dari ras-ras kucing lain seperti siam dan himalaya. Jantannya bisa memiliki berat tubuh antara 6-9 kilogram, sementara betina berada di rentang 4-6 kilogram. Untuk mencapai besar dan berat maksimal, kucing ini memerlukan waktu antara 3-5 tahun.

Selain ukuran dan berat tubuh, ciri lainnya adalah wajah kucing. Muka kucing ini cenderung lebar, melengkung pada dahi, disertai tulang pipi yang menyembul. Bola matanya pun mirip seperti telur yaitu oval dan besar.

Belum lagi hidungnya yang juga lebar disertai dengan dagu tirus. Meskipun badannya besar, kaki kucing malah tidak terlalu panjang. Namun dilengkapi dengan otot dan tulang yang kuat. Ekornya mirip seperti rakun yaitu memanjang dan besar.

Seluruh tubuh kucing tertutup bulu lebat, halus, dan kedap air. Bulu kucing ini tidak mudah rontok dengan panjang minimal sekitar tujuh sentimeter. Bagian leher memiliki bulu seperti singa yang membentuk surai, sedangkan ekornya ditutupi bulu yang mengembang. Sebagian besar Main Coon memiliki warna bulu yang bisa diklasifikasikan dalam tiga kelompok. Kelompok pertama adalah kucing dengan bulu jenis tabi klasik atau makarel berwarna biru, merah, perak, cokelat, dan krem. Klasifikasi ke dua ialah bulu solid berwarna merah, putih, hitam, atau biru. Terakhir, kucing dengan bulu mirip seperti tempurung yang kebanyakan berwarna biru dan hitam.

Baca Juga : Kucing Siam: Informasi Lengkap Perawatannya

Sifat kucing dan tantangan dalam merawatnya

kucing maine coon berkarakter tenang dan kalem
Kucing maine coon berkarakter tenang dan kalem.
Sumber: Hewany.com

Sifat kucing Maine Coon cenderung kalem dan elegan. Dia bukan kucing yang suka bertingkah dan aktif membuat masalah. Cocok untuk kamu yang tidak suka dengan hewan peliharaan yang suka berbuat onar.

Maine Coon juga gemar membersihkan dan meluruskan bulunya sendiri. Meskipun begitu, kita tetap harus menyisirnya untuk membuat ikatan yang lebih intim dengan si kucing. Gunakan sisir dengan bahan material yang kuat, karena sisir plastik cenderung mudah patah dan malah membuat bulu kucing jadi kusut.

Oiya, sekedar saran. Jangan memandikan kucing ini terlalu sering kalau tidak mau terlibat dalam perang dunia kucing, ya. Maine Coon tidak suka air, jadi mandikan kucing kalau bulunya terlihat sangat kotor.

Harga terbaru kucing Maine Coon

Sudah yakin ingin memelihara kucing raksasa ini? Pastikan dulu kamu punya tabungan yang cukup karena kucing ras spesial ini tidak bisa dibilang murah.

Maine Coon bersertifikat dihargai di rentang Rp 5.000.000 ke atas untuk kategori kitten. Sementara yang dewasa bisa dipastikan harganya lebih dari Rp 10.000.000. Sementara untuk yang tidak bersertifikat, kittennya berada di kisaran Rp 3.000.000 dan dewasanya Rp 7.000.000-an.

Situsinfopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *