kucing siam dengan warna mata biru

Kucing Siam: Informasi Lengkap Perawatannya

Posted on

Kucing siam banyak dikenal juga sebagai kucing oriental. Gak hanya manusia yang punya sebutan gaya oriental atau cewek/cowok oriental, kucing juga demikian. Kucing jenis ini berasal dari persilangan ras Siamese yang berkampung halaman di Thailand.

Saking populernya kucing jenis ini, di kalangan pecinta kucing internasional dia punya panggilan sendiri. Istilah kerennya adalah codename, yaitu “Meezer”.

Salah satu alasan kenapa kucing ini terkenal sampai level internasional adalah kepintarannya. Kamu akan menemukan contoh-contoh keunikan kucing ini yang tidak bisa ditemui di kucing lain. Makanya simak sampai selesai, ya. Dijamin kucing ini bakal bikin gemes orang yang melihatnya!

Kucing siam tampilannya seperti apa, sih?

tampang menggemaskan kucing siam yang sedang melotot
Tampang menggemaskan kucing siam yang sedang melotot.
Sumber: gerava.com

Ciri utama yang paling kelihatan dari penampilan kucing siam adalah bulu terang di bagian badan. Bertolak belakang dengan warna terang itu, ada bagian-bagian lain yang bulunya berwarna gelap. Itulah yang bikin kucing ini unik.

Warna gelap ada di bagian telinga, wajah, ekor, dan kakinya. Kamu juga bisa melihat beberapa kucing jenis ini memiliki warna mata biru muda. Boleh dikata jenis kucing ini mirip seperti bule, bule Thailand.

Kamu bisa menemukan lebih banyak varian sekarang. Memang dulu hanya ada motif “seal point” yang jadi primadona di dunia pecinta kucing. Selain “seal point”, kini juga ada warna-warna lain. Contohnya seperti biru, cokelat, dan “lilac-point”.

Ada juga motif yang sangat variatif. Tidak hanya warna gelap yang terkumpul di bagian kaki, ekor, telinga, dan wajah. Misalnya pola “smoke” dan “tabby”.

Baca Juga : Kucing Himalaya : Info Lengkap Cara Perawatannya

Awal kemunculan dan sejarah keberadaan kucing siam

Kucing siam konon telah diketahui manusia sejak abad ke 19 silam. Pada akhir abad ke 19 itu, ada seekor kucing siam yang dipamerkan di London. Pameran tersebut memang pameran khusus kucing dengan tajuk Crystal Palace Cat Show.

Amerika Serikat pun ikut merasakan euphoria kehadiran kucing siam saat pemerintahan Presiden Rutherford B Hayes tahun 1877-1881. Ia mendapat kucing siam dari duta besar AS di Thailand, David B Sickles. David mengirimi Rutherford hadiah berupa kucing siam sekaligus surat sayang yang kini disimpan dalam arsip Rutherford B Hayes Presidential Center di Fremont, Ohio.

Lalu apakah hanya itu? Tidak, karena sebenarnya sudah tertulis di manuskrip-manuskrip kuno Thailand lebih lama lagi. Kalau untuk Indonesia sih, belum ada catatan resminya ya.

Kenali lebih dulu sifat-sifatnya, biar gak salah “treatment” ketika memelihara

Tentu ada alasan kenapa kucing siam sangat disukai hingga kalangan internasional. Itu dikarenakan keimutan dan kemanjaannya pada si pemilik! Mereka merupakan kucing yang komunikatif, suka mengobrol dan ingin selalu berbicara dengan suara keras.

Ingat, kucing ini komunikatif. Itu artinya mereka ingin agar kamu menimpali ocehan si kucing. Selain itu, kucing ini juga suka membarengi pemiliknya ke manapun dia pergi. Artinya selama kamu ada di sekitarnya, kucing ini akan mengekor selalu. Mereka juga lincah dan gemar bermain, sehingga kamu juga tidak akan bosan serta bisa menjadikan peliharaanmu ini jadi Pereda stres.

Nah, sebenarnya keaktifan dan kelincahan kucing ini bisa jadi masalah. Pada satu sisi, sikap kucing yang seperti itu memang menggemaskan. Tetapi, apa jadinya kalau kucing siam tidak menemukan permainan atau orang yang menemaninya bermain?

Kalau kata lagu dangdut, kucing adalah hewan yang anti “jablai”. Kucing ini harus sering dibelai dan dikasih perhatian. Kalau tidak, maka dia cenderung liar dan suka merusak banyak hal karena rasa penasaran si kucing yang tinggi.

Jadi, hati-hati kalau punya kucing jenis ini di rumah. Hindarkan barang berkilau dan pecah belah dari jangkauannya, ya.

Apa yang harus diperhatikan agar kesehatan peliharaan kesayangan kamu ini selalu terjaga?

Kucing siam dengan motif warna seperti rakun dan hidung merah jambu
Kucing siam dengan motif warna seperti rakun dan hidung merah jambu.
Sumber: TheMoonDoggies

Perhatikan, masalah utama dengan Kesehatan kucing siam yang kerap menyusahkan adalah genetis. Jadi jika memelihara kucing siam, pastikan indukannya tidak punya riwayat penyakit. Penyakit yang umumnya dijumpai adalah:

  • Saluran bronkus pada paru-paru. Biasanya penyakit ini disebut dengan asma atau dikarenakan adanya cacat pada bagian jantung kongenital. Misalnya stenosis aorta atau penyempitan saluran pipa pernapasan dalamparu-paru.
  • Organ hati yang terganggu karena menyimpan protein amiloid secara berlebihan. Penyakit ini disebut dengan amyloidosis.
  • Penyakit menular dari kucing lain misalnya kutu atau penyakit kulit. Karena itu jauhkan kucing ini dari kucing-kucing liar yang seringkali mengajaknya bermain.

Perawatan apa yang harus dilakukan rutin?

Kucing siam memiliki bulu yang pendek, sehingga perawatannya relatif mudah. Kita bisa menyisirnya seminggu sekali atau dalam jangka waktu tertentu. Cara ini akan membantu kucing untuk menghilangkan rambut mati serta meratakan minyak kulit di permukaan tubuh.

Selain bulu, bagian lain yang harus diperhatikan ketika merawat peliharaan kesayangan seperti kucing adalah gigi. Usahakan menyikat gigi untuk menghindarkan masalah periodontal (infeksi gusi dengan resiko menghancurkan jaringan lunak serta tulang penyangga gigi). Biasanya disebabkan oleh bakteri yang tumbuh secara berlebihan dan tdak dibersihkan.

Bagaimana cara supaya kita tahu kucing siam asli?

Sulit membedakan kucing siam asli dengan kucing-kucing serupa yang mirip.Namun, tenang saja. Kamu bisa berpedoman pada ciri-ciri berikut ini.

  • Bentuk tubuh yang tinggi dan panjang. Tinggi badannya sekitar 50-60 cm dengan berat badan 5-7 kg.
  • Bentuk wajah tirus mirip tokoh komik “manga” dan diimbangi pipi yang cenderung cekung atau kempot. Anehnya, bibir kucing malah lebih mirip moncong anjing dengan telinga yang tegak ke atas.
  • Bulu yang cenderung pendek dan akan semakin menggelap seiring dengan bertambahnya usia kucing.

Itulah penjelasan lengkap dan cara perawatannya. Kalau kamu tertarik memelihara kucing ini, berhati-hatilah. Hewan peliharaan ini berbeda dengan kucing biasa dan harga jualnya cenderung tinggi. Kamu pasti enggak mau kucing lucu nan menggemaskan yang berharga ini, diambil orang tanpa ijin bukan?

Situsinfopedia

2 thoughts on “Kucing Siam: Informasi Lengkap Perawatannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *