wanita berbaju hitam sedang senam kegel

Senam Kegel: Manfaat dan Cara Melakukan

Posted on

Senam kegel seringkali dianjurkan untuk ibu hamil atau usai melahirkan karena punya banyak manfaat. Tidak hanya terbatas pada kaum hawa, para adam pun dipersilahkan. Memangnya bisa untuk dua belah pihak yang berumah tangga? Jawaban itu bisa kita ketahui dengan memahami lebih dulu apa itu senam kegel dan seluk-beluk di dalamnya.

Untuk itu, artikel kita kali ini akan membahas tentang salah satu cabang dalam senam ini. Secara garis besar, senam kegel merupakan upaya untuk menjaga kekencangan otot perut bagian bawah sampai atas lutut. Area ini kerap diliputi masalah kalau tidak dirawat, apalagi seiring bertambahnya usia. Tanpa bertele-tele lagi, yuk kita bahas soal senam kegel.

Simak bahasan berikut sampai tuntas, barangkali kamu akan memerlukannya.

Pengertian senam kegel

Senam jenis ini merupakan aktivitas fisik rutin yang sebaiknya dilakukan beberapa kali dalam kurun waktu minggu atau bulanan. Manfaatnya akan langsung terasa, apalagi untuk yang sudah menikah. Selain mempermudah proses persalinan ibu hamil karena dapat menguatkan otot, juga menambah kenikmatan hubungan suami-istri. Otot perut bawah sampai atas lutut akan mengencang sehingga juga menunjang penampilan.

Secara sederhana, pengertian dari senam kegel merupakan latihan gerakan yang bertujuan mengencangkan otot panggul bawah. Tiga organ tubuh yang paling menerima manfaat dari aktivitas tersebut ialah kantong kemih, usus besar, sekaligus otot-otot perut bawah.

Meskipun sering direkomendasikan oleh dokter, ada beberapa orang yang sulit menerima manfaat dari senam tersebut. Jadi, kamu jangan malas atau marah dulu sebelum membaca alasannya ketika sudah rajin senam tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Biasanya ini karena intensitas atau butuh durasi yang lebih panjang untuk melihat perbedaan antara sebelum dan sesudah senam.

Cara melihatnya adalah kelancaran buang hajat, baik air besar maupun kecil. Agar menunjukan manfaatnya, jenis senam satu ini membutuhkan waktu yang berbeda pada tiap orang. Ada yang cukup dengan melakukannya beberapa kali atau dalam beberapa minggu, sementara yang lain membutuhkan waktu hingga bulanan.

Lelaki berbaju hitam melakukan senam
Lelaki berbaju hitam melakukan senam.
Sumber: Klikdokter

Manfaat senam dan hal-hal penting yang harus diketahui sebelumnya

Sebelum melangkah lebih jauh menuju cara melakukan senam, lebih baik kita memahami lebih dulu secara lengkap. Ada hal-hal penting yang harus diketahui lebih dulu, supaya waktu senam tidak ada masalah lanjutan. Kan tidak lucu kalau kita senam dengan tujuan menunjang kesehatan serta kebugaran, tetapi sehabis melakukannya malah sakit-sakitan.

Hal pertama yang perlu diketahui, adalah apakah muncul rasa sakit atau tidak setelah melaksanakan senam. Kalau tidak kerasa apa-apa, itu malah pertanda bagus di mana artinya kamu telah berhasil melakukan senam kegel dengan benar. Tetapi kalau ada sedikit rasa pegal atau linu, nah, ini nih yang harus diwaspadai.

Biasanya pada senam ini, aktivitas yang salah akan memunculkan rasa sakit atau linu di bagian perut. Bisa juga yang terkena dampak kesalahannya adalah punggung. Jadi, benar-benar rasakan dengan seksama kedua bagian itu setelah menyelesaikan satu sesi senam. Senam kegel menitikberatkan pada bagian panggul dasar, terutama otot-otot di dalamnya.

Otot-otot tersebut melingkupi sisi samping tubuh, punggung, serta bokong. Maka selama menjalani proses senam, upayakan untuk mengendorkan bagian-bagian tubuh yang berdekatan dengan otot-otot yang telah disebutkan tersebut. Hal ini dikarenakan bagian-bagian yang dikencangkan, akan beradu dengan alas senam sehingga menimbulkan rasa sakit.

Setelah kita tahu apa yang berpotensi menimbulkan rasa sakit setelah melakukan senam, maka sebisa mungkin hindari ya. Rasa sakit itu merupakan peringatan awal kalau apa yang kita lakukan merupakan sebuah kesalahan. Kalau kita tidak memperhatikan dan terus melakukannya, maka kita akan berpotensi besar untuk merasakan cedera.

Kalau pun kita sudah melakukan dengan benar, rasa sakit bisa saja tetap muncul. Itu disebabkan oleh melakukan aktivitas yang berlebihan. Kita melakukan senam yang melebihi kapasitas dari otot. Misalnya melakukan senam secara terus-menerus selama empat jam dengan harapan langsung merasakan hasilnya. Hasil yang muncul pastilah rasa sakit akibat overdosis.

Lebih baik melakukan senam secukupnya. Sebentar tidak apa-apa yang penting teratur.

Wanita melakukan senam dengan alat bantu bola dan gantungan kaki
Wanita melakukan senam dengan alat bantu bola dan gantungan kaki.
Sumber: Orami Parenting

Bagaimana cara melakukan senam kegel

Senam kegel bisa dilakukan tanpa membutuhkan berbagai jenis alat atau ruangan dengan kriteria tertentu. Itu artinya kamu bisa melakukannya di mana dan kapan saja. Senam ini pun bukan olahraga mahal, sehingga siapa pun bisa melakukan dan mendapatkan manfaat.

Sebenarnya, ada beberapa alat penunjang yang bisa digunakan agar mendapatkan manfaat lebih besar ketika melakukan senam. Tetapi agar tidak bergantung pada alat dan malah tidak melakukan karena menjadikan alat sebagai alasan, mari kita lakukan saja langsung. Berikut langkah-langkah dasar untuk melakukan senam ini.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui posisi otot panggul bawah. Caranya cukup dengan kencing, lalu tahan cairan keluar. Otot yang digunakan menahan keluarnya cairan air kecil itulah otot panggul bawah. Kalau sudah tahu, langkah selanjutnya adalah keluarkan seluruh air kencing dari kandung kemih.

Ketika air kencing sudah keluar semua, langkah berikutnya ialah berbaring . Tarik kencang otot panggul bawah, lalu tahan selama paling tidak lima detik baru lepaskan. Lakukan berulang dengan tingkat intensitas antara 5-10 kali. Setelah terbiasa, tingkatkan durasi menahan otot sampai 10 detik.

Kamu tidak perlu menahan napas saat menjalani proses ini. Justru bernapas seperti biasa, sangat dianjurkan dan menunjukkan kemampuanmu sudah bagus. Selain itu, pastikan agar otot paha, perut, serta pantat tidak ikut mengers.

Lakukan selama 3 sampai 10 sesi dalam sehari. Tetapi jangan lakukan saat kamu beneran kencing ya, karena bisa menimbulkan rasa sakit atau parahnya infeksi saluran kencing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *